Pilih dan Giling Biji Kopi dengan Bijak. Pilih biji kopi sesuai dengan grind size yang diperlukan, untuk espresso yang paling pas adalah fine grind. Setelah memilih, giling biji kopi dengan tingkatan fine grind tadi. Jangan sempai keliru, Penggunaan grind yang tepat akan memastikan ekstraksi kopi yang sempurna dan cita rasa yang kaya. Biji yang telah disangrai (Gambar 5) akan menghasilkan kadar air di bawah 4% dan akan terbentuk aroma dan cita rasa khas kopi. Proses penyangraian umumnya dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu light Penyusutan bobot berlubang, pecah, dan warnanya hitam. buah kopi setelah dipetik dan dijemur Penyusutan berat kopi dipengaruhi selama 13 hari mengalami susut rata-rata oleh keberadaan air di dalam biji kopi. 1.156,86 g (42,16%). Light roast memiliki suhu biji kopi berada pada kisaran 190°C - 205°C. Pada suhu sekitar 205°C akan terjadi first crack dan pada saat itulah proses roasting disetop. Selain itu, kopi yang di-roasting pada tingkatan ini memiliki keasaman dan kafein yang tinggi. Indonesia sendiri adalah negara penghasil kopi terbesar ke empat dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolumbia (Yokawati & Wachjar, 2019). Dari 639.412 ton total produksi yang Indonesia hasilkan Sama hal nya makanan, biji kopi juga memiliki waktu kadaluarsa dimana biasanya baik dikonsumsi maksimal 3 minggu setelah di roasting. Kenapa tuh? Hal ini karena biji kopi yang masih segar bisa menghasilkan cita rasa yang nikmat. Lain halnya dengan biji kopi yang sudah lewat dari 3 minggu biasanya akan terlihat menciut, pudar, dan datar. 2. Seangkan tingkatan warna coklat-gelap (Dark-Roast) cenderung memiliki rasa yang lebih pahit, dan lebih smoky. Jenis profil Dark-Roast ini mempunyai rasa coklat yang dominan, tetapi semakin lama biji kopi di sangrai, semakin banyak senyawa organik alami pada biji kopi tersebut terurai yang mengurai cita rasa yang kompleks. Proses Roasting. 6Xdh.

umur biji kopi setelah diroasting